Rabu, 25 September 2013

DEVINISI SISTEM BERKAS


DEVINISI SISTEM BERKAS

Di ajukan sebagai tugas mata kuliah Sistem Berkas
Dosen pengampu: Dwi Apri Setyorini, S.Kom
 

Nama               : Rudy Setiawan
NIM                : 120103124
Kelas               : TI B-1
Prog. Di           :S1-Teknik Informatika
                       



STMIK DUTA BANGSA SURAKARTA
Jl. Bhayangkara 55 Surakarta Telp. (0271) 719552



DEFINISI SYSTEM BERKAS I
Selasa, 14 Agustus 2012
http://tugaskuliah-esti.blogspot.com/2012/08/pengertian-sistem-berkas-dan-akses_14.html

PENGERTIAN SYSTEM BERKAS DAN AKSES
A.    DEFINISI
Sistem berkas atau Pengarsipan yaitu suatu system untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan.
Sistem akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file
Istilah-istilah dasar yang digunakan dalam system berkas :
  1. Data : Representasi dari fakta yang dimodelkan dalam bentuk gambar, kata, angka, huruf dan lain sebagainya.
  2. Elemen data : salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe ( Char, nomor, kode ) dan panjang karakter atau digit.
  3. Item Data : Referensi nama dan himpunan karekteristik elemen-elemen data yang menggambarkan suatu attribute, atau tempat menyimpan setiap attribute dari sebuah entitas.
  4. Entitas : ekumpulan Objek yang terbatas / terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa di bedakan dari lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian. Contoh : entitas mobil, mahasiswa, nilai ujian dll
  5. Attribut : Deskripsi data yang bisa mengidentifikasikan entitas. Seluruh attribute harus cukup untuk menyatakan identitas objek atau dengan kata lain kumpulan attribute dari setiap entitas dapat mengidentifikasikan keunikan suatu individu. Contoh : entitas mobil terdiri dari attribute no polisi, no registrasi, jenis mobil, tahun pembuatan, bahan bakar yang digunakan, dll
  6. Field : Lokasi penyimpanan untuk salah satu elemen data, atau seuatu elemen yang memiliki attribute dan harga dan merupakan unit informasi terkecil yang bisa diakses.
  7. Record : Lokasi penyimpanan yang terbuat dari rangkaian field yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan beberapa entitas.
  8. File : Sekumpulan record dari tipe tunggal yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan himpunan entitas
  9. Akses Data : Satu cara dimana suatu program mengakses secara fisik record-record dalam file penyimpanan.

B.    PENGARSIPAN DAN AKSES
Pengersipan dan akses adalah : Cara untuk membentuk suatu arsip / file dan cara pencarian record-recordnya kembali.
Sistem berkas dan Akses adalah system pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpanan eksternal dengan organisasi file tertentu. Pada system berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.
Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisasi file.
Secara lebih spesifik pengersipan dan akses berhubungan dengan :
  • Insert : Menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama.
  •  Update : mengubah data lama dengan data baru, perubahan ini bisa sebagian atau keseluruhan.
  •  Reorganisasi : penyusunan kembali record-record dari suatu file.
Bentuk atau representasi dari data ada 2 yaitu :
1.     Data Logik (Data rancangan), yaitu data yang hanya baru menjadi sebuah rencana data di level konseptual. Misalnya penggambaran data dengan metode E-R, model objek, model semantic, dan lain-lain.
2.     Data Fisik, yaitu data yang sudah jadi, data yang merupakan hasil terakhir dari data logic yang biasanya disimpan dalam media penyimpanan.
Klasifikasi Data dibagi menjadi 3, yaitu :
1.     Data tetap, yaitu data yang tidak mengalami perubahan-perubahan, bersifat tetap dan biasanya dalam melakukan perubahan membutuhkan waktu yang lama.
2.     Data tidak tetap, yaitu data yang mengalami perubahan secara rutin dan sukar untuk diprediksi karena sifatnya yang berubah-ubah.
3.     Data yang bertambah menurut waktu, yaitu kelompok data ini biasanya merupakan gabungan data tetap dan data tidak tetap.

C.    MODEL AKSES
Ada 3 model akses yang mungkin oleh sebuah program terhadap file, yaitu
1.     Input File
File yang hanya dapat dibaca dengan program
Contoh
·         Transaction file merupakan input file untuk meng-update program
·         Program file dari source code merupakan input file untuk program compiler
2.     Output File
File yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program / file yang dibuat dengan program.
Contoh
·         Report file merupakan output dari program yang meng-update master file
·         Program file yang berupa object code merupakan output file dari program compiler
3.     Input/Output File
File yang dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi program
Contoh
·   Master File
·   Work File dengan sort program
D.    Operasi Berkas
Cara memilih organisasi berkas tidak terlepas dari 2 aspek utama yaitu :
1.     Model Penggunaannya, ada 2 cara :
1)     Batch, yaitu suatu proses yang dilakukan secara kelompok
2)     Iteratif, yaitu suatu proses yang dilakukan secara satu persatu yaitu record per record.
2.     Model Operasi Berkas, dibagi menjadi :
1)     Creation (membuat), ada 2 cara :
a)     Membuat struktur berkas lebih dahulu dan menentukan banyaknya record, baru kemudian reecord-record dimuat ke dalam berkas tersebut.
b)    Membuat record dengan cara merekam record per record.
2)     Update, pengubahan isi dari berkas diperlukan untuk menjaga berkas itu tetap up to date. Ada 3 bagian dalam proses update :
a)     Penyisipan dan penambahan record
b)    Perbaikan record
c)     Penghapusan record
3.     Retrieval, pengaksesan sebuah berkas untuk tujuan mendapatkan informasi. Menurut ada tidaknya persyaratan retrieval dibagi menjadi 2 yaitu :
1)     Comprehensive Retrieval, yaitu proses untuk mendapatkan informasi dari semua record dalam berkas. Contoh : Display All, List Nama
2)     Selective Retrieval, yaitu mendapatkan informasi dari record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu. Contoh : List for Gaji = 70000
4.     Maintenance ( perbaikan )
Perubahan yang dibuat terhadap berkas dengan tujuan memperbaiki program dalam mengakses berkas tersebut. Ada dua cara yaitu :
1)     Restructuring (Perubahan struktur berkas), misalnya panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record diubah, dll. Perubaahan ini semua tidak mempengaruhi operasi berkas.
2)     Reorganisasi, perubahan organisasi berkas dari organisasi yang satu menjadi organisasi berkas yang lain. Misalnya :
a)     Dari organisasi berkas sequensial menjadi berkas sequensial berideks
b)    Dari langsung (direct) menjadi sequensial (berurutan)
E.    ORGANISASI FILE
Suatu teknik / cara yang digunakan untuk menyatakan / menggambarkan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1.     Sequential File
2.     Relatif File
3.     Index Sequential File
4.     Multi-Key file
Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu :
A.    Direct Access
Suatu cara pengaksesan record yang langsung tanpa mengakses seluruh record yang ada.
Contoh
o   Magnetic disc
o   CD 
o   Dll

B.    Sequential Access
Suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record didepannya
o   Magnetic tape
o   Punch card
o   Dll

Secara umum dapat disimpulkan :
Ø  Untuk master file dan program file, kita dapat melakukan created, updated, retrieved from dan maintained.
Ø  Untuk work file,  kita dapat melakukan created, updated dan retrieved from tapi tidak dapat kita maintained.
Ø  Untuk report file umumnya tidak di updated, retrieved from atau maintained.
Ø  Untuk transaction file, umumnya hanya dapat di create dan digunakan untuk sekali proses.




DEVINISI SISTEM BERKAS II
Sabtu, 03 November 2012
http://hairun-nisya.blogspot.com/2012/11/pengertian-sistem-berkas.html

Pengertian Sistem Berkas
File/berkas adalah sekumpulan informasi yang saling berkaitan dan didefenisikan oleh pembuatnya. Umumnya berkas adalah sekumpulan bit, byte, record di mana artinya didefenisikan oleh pembuat dan pemakainya. File data dapat berbentuk numeric, alfabeth ataupun alfanumeric. File dapat berbentuk bebas seperti file teks atau terstruktur. Suatu file mempunyai nama dan diacu berdasarkan nama tersebut. Juga mempunyai komponen lain seperti tipe, waktu pembuatan, nama dan nomor account dari pembuatnya, besar ukuran file. Kita dapat menulis informasi, mengubah informasi, menambah dan menghapus informasi dalam file.
Sistem berkas adalah suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan.
Sistem berkas menyediakan pendukung yang memungkinkan programmer mengakses file tanpa menyangkut perincian karakteristik penyimpanan dan peralatan pewaktu. Sistem berkas mengubah pernyataan akses file menjadi instruksi/output level rendah.
Atau dengan kata lain Sistem berkas adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file.
Pengarsipan dan akses adalah :
Cara untuk membentuk suatu arsip/file dan cara pencarian record-recordnya kembali.
Sistem berkas dan akses adalah sistem pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat eksternal dan pada organisasi file tertentu. Pada sistem berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.
Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisas


DEVINISI SESTEM BERKAS III
Senin, 15 Oktober 2012
http://belajarsistemberkas.blogspot.com/
Pengertian Sistem Berkas
Sistem berkas adalah mekanisme penyimpanan online untuk akses data maupun program yang ada di dalam sistem operasi.
Ada 2 hal yang penting dalam sistem berkas, yaitu :
1.     Kumpulan Berkas
Sebagai tempat untuk menyimpan data.
2.     Struktur Direktori
Sebagai informasi mengenai seluruh berkas.
Tujuan Sistem Berkas
Tujuan sistem berkas adalah sebagai tempat penyimpanan data dan data base.
Attribut Pada Berkas
Attribut (variable/string/karakter) berfungsi untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna dan sebagai acuan bagi data yang terkandung di dalamnya.
Contoh : nama, type, size, waktu, tanggal, dan id.

Ada 3 fungsi model attribut, yaitu :
1.     Sebagai pembuatan berkas
2.     Modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas
3.     Penggunaan terakhir berkas
Koperasi Pada Berkas
Berfungsi untuk mendefinisikan berkas secara tepat perlu melihat koperasi yang dapat dilakukan pada berkas tersebut.
Sistem operasi menyediakan system calls untuk membuat, membaca, menulis, mencari, menghapus, dan lain lain.
Ada 6 hal yang harus dilakukan oleh sistem operasi pada keenam sistem operasi berkas, yaitu :
1.     Membuat sebuah berkas
2.     Menulis pada sebuah berkas
3.     Membaca sebuah berkas
4.     Menetapkan kembali sebuah berkas
5.     Menghapus sebuah berkas
6.     Memendekkan berkas
Klasifikasi data terbagi atas 3, yaitu :
1.     Kelompok Data Tetap
Adalah kelompok data yang tidak mengalami perubahan data dalam kurun waktu yang lama.
Contoh : Data / identitas mahasiswa, seperti nama, nim, jenis kelamin, jurusan, fakultas.
2.     Kelompok Data Tidak Tetap
Adalah kelompok data yang mengalami perubahan secara rutin.
Contoh : Data rancangan studi, seperti semester, tahun ajaran, mata kuliah.
3.     Kelompok Data Yang Bertambah Menurut Waktu.
Adalah kelompok data yang merupakan akumulasi di kelompok data tetap dan akumulasi kelompok data tidak tetap.
    Contoh : Data hasil studi, seperti nilai IPK, transkrip nilai.

Klasifikasi File
Klasifikasi file terbagi atas 9, yaitu :
1.     Master File
File yang berisi record yang relatif tetap ada 2 jenis, yaitu :
a)     Reference Master File
Adalah file yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah.
Contoh : berkas pelanggan yang berisi field nomor rekening, nama dan alamat.
b)    Dynamic Master File
Adalah file yang berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu berdasarkan suatu peristiwa transaksi.
Contoh : berkas stok barang, dll.
2.     Transaction File
Adalah catatan-catatan mengenai transaksi yang terjadi di dalam enterprise tersebut, saling berelasinya atau berhubungnya satu atau lebih master file, dan transaction file dapat digunakan untuk mengupdate master file.
3.     Report File
Adalah file yang berisi data yang dibuat untuk laporan / keperluan user.
File tersebut dapat dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar.
4.     Work File
Adalah file sementara dalam sistem.
Suatu work file merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh sebuah program ke program lain.
Biasanya file ini dibuat pada waktu proses sortir.

5.     Program File
Adalah file yang berisi instruksi-instruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file lain / pada memori utama.
Instruksi tersebut dapat ditulis dalam bahasa tingkat tinggi (COBOL, FORTRAN, BASIC, dan lain-lain), bahasa assembler dan bahasa mesin.
6.     Text File
Adalah file yang berisi input data alphanumeric dan grafik yang digunakan oleh sebuah text editor program.
Text file hanya dapat diproses dengan text editor.
7.     Dump File
Adalah file yang digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.
8.     Library File
Adalah file yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya.
9.     History File
Adalah tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file.
File ini berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang, sesuai dengan kegiatan yang terjadi
Model Akses File
Model akses file terbagi atas 3, yaitu :
1.     Input File
Adalah file yang hanya dapat dibaca dengan program.
2.     Output File
Adalah file yang hanya dapat dibuat dengan sebuah program.
3.     Input / Output File
Adalah file yang dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi program.
Organisasi File
Organisasi file adalah teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1.     Sequential
Adalah cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record record dalam sebuah berkas.
Dalam organisasi berkas sequential pada waktu record ini dibuat, record record direkam secara berurutan.
Contoh : Lagu yang ada di kaset.
2.     Relative
a.     Suatu berkas yang mengidentifikasikan record dengan key yang diperlukan.
b.    Record tidak perlu tersortir secara fisik menurut nilai key
c.     Organisasi berkas relatif paling sering digunakan dalam proses interaktif.
d.    Tidak perlu mengakses record secara berurutan (consecutive)
e.     Sebaiknya di simpan dalam Direct Access Storage Device (DASD), seperti magnetic disk/drum.
Contoh : Lagu yang ada pada CD (Compact Disk)
3.     Indexed Sequential
Adalah satu cara yang efektif untuk mengorganisasi kumpulan record-record  yang membutuhkan akses record secara sequential maupun secara individu berdasarkan  nilai key.
Contoh : Mencari arti kata dalam kamus.
4.     Multi Key
Adalah organisasi yang dapat mempunyai sebuah file yang di akses dengan banyak cara.
Contoh : sistem perbankan yang memiliki banyak pemakai.


Ada 2 cara untuk mengakses tempat teknik dasar organisasi file, yaitu :
1.     Direct Access
Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada.
Contoh : Magnetic Disk
2.     Sequential Access
Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.
Contoh : Magnetic Tape


KESIMPULAN

Ø  File/berkas adalah sekumpulan informasi yang saling berkaitan dan didefenisikan oleh pembuatnya. Umumnya berkas adalah sekumpulan bit, byte, record di mana artinya didefenisikan oleh pembuat dan pemakainya. File data dapat berbentuk numeric, alfabeth ataupun alfanumeric. File dapat berbentuk bebas seperti file teks atau terstruktur. Suatu file mempunyai nama dan diacu berdasarkan nama tersebut. Juga mempunyai komponen lain seperti tipe, waktu pembuatan, nama dan nomor account dari pembuatnya, besar ukuran file. Kita dapat menulis informasi, mengubah informasi, menambah dan menghapus informasi dalam file.

Ø  Sistem berkas atau Pengarsipan yaitu suatu system untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan.

Ø  Sistem berkas adalah mekanisme penyimpanan online untuk akses data maupun program yang ada di dalam sistem operasi.


Dari beberapa devinisi di atas saya simpulkan bahwa, sistem berkas adalah sebuah pengarsipan atau mekanisme sistem penyimpanan file-file tertentu agar lebih mudah di akses secara online ataupun non-online.

menghitung luas lingkaran dan luas persegi dengan C++

menghitung luas lingkaran dan luas persegi dengan C++
silahkancopas di sini,,..!!

  #include <conio.h>
  #include <iostream.h>

  void main ()
  {
  char jenis,a,b;
  int p,jari,Luas,sisi;
  cout<<"Menghitung Luas Bangun Ruang"<<endl;
  cout<<"a. Lingkaran<a>"<<endl;
  cout<<"b. segiempat<b>"<<endl;
  cout<<"inputkan pilihan : ";
  cin>>jenis;
  if (jenis == 'a')
   {
    p=3.14;
    cout<<"input jari-jari : ";
    cin>>jari;
    cout<<endl;
    Luas=p*(jari*jari);
    cout<<"Luas Lingkaran = "<<Luas;
    }
  else if (jenis == 'b')
    {
    cout<<"inputkan sisi : ";
    cin>>sisi;
    cout<<endl;
    Luas=sisi*sisi;
    cout<<"Luas segiempat : "<<Luas;
    }
  getch();
  }

Kamis, 19 September 2013

contoh program C++ menghitung luas lingkaran

contoh program C++ menghitung luas lingkaran ..!!

silahkan copas program d bawah ini,.,.!!
semoga bermanfaat,,. Aamiin..,,!!!


  #include <conio.h>
  #include <iostream.h>

  void main ()
  {

  int p,r,L;
  p=3.14;
  cout<<"input r : ";
  cin>>r;
  cout<<endl;

  L=p*(r*r);
  cout<<"Luas Lingkaran = "<<L;
  getch();
  }

Rabu, 03 Juli 2013

Epic

Film Epic ini Bercerita tentang seorang remaja bernama Mary Katherine (Amanda Seyfried) suatu hari tanpa sengaja  'terlempar' ke sebuah dunia ditengah hutan misterius.Dalam dunia tersebut sedang terjadi peperangan antara penduduk dengan kelompok jahat yang mencoba menguasai daerah tersebut. Mary pun memutuskan bersatu untuk membantu penduduk dalam berperang untuk menyelamatkan dunia mereka dan sekaligus dunia manusia.
Epic (2013) TS
Informasi Film
Jenis Film : Animation | Adventure | Family
Diperankan Oleh : Colin Farrell, Josh Hutcherson, Amanda Seyfried, Beyonce Knowles, Christoph Waltz, Johnny Knoxville, Aziz Ansari, Jason Sudeikis, Steven Tyler, Pitbull, Blake Anderson, Judah Friedlander, Emma Kenney
IMDB Link : http://www.imdb.com/title/tt0848537/
IMDB Rating : 6.8/10

silahkan ambil disini.

Unduh Indonesian Subtitle.
Cara Kerja Firewall & Kenapa firewall itu PENTING!!
ASSALAMUALAIKUM

Pernahkah agan mendengar orang berkata kalau Firewall adalah keamanan yang terpenting? Banyak orang mengatakan demikian, namun setelah ditanya alasannya mengapa mereka tidak mengetahuinya. nah, ane akan menjelaskan sedikit tentang bagaimana cara kerja firewall dan kenapa firewall itu penting.
Secara singkat firewall duduk diantara satu komputer atau satu jaringan ke komputer lain atau jaringan lain, mengatur lalu lintas yang datang dan pergi seperti polisi lalu lintas. Tanpa adanya firewall, semua itu mungkin tidak dapat dilakukan.

Kenapa Komputer Memiliki Firewall?
Sebagian komputer di rumah mungkin secara langsung terhubung dengan internet menggunakan modem DSL atau kabel telepon tanpa menggunakan router. Sebuah komputer yang terhubung dengan internet akan memiliki alamat IP yang bisa diakses oleh seluruh orang yang terhubung dengan internet. Setiap layanan, aplikasi, fitur, file atau apapun itu akan bisa diakses oleh orang lain. Misalkan saja berbagi file dan printer, remote desktop atau fitur lainnya yang dapat diakses komputer lain di Internet.

Windows XP sebenarnya dibuat dengan tidak adanya fitur firewall, singkat cerita Windows XP dibuat hanya untuk jaringan lokal. Itulah mengapa Windows XP terkenal mudah terinfeksi virus ketika langsung terhubung dengan internet. Karena banyak user yang menggerutu dengan Windows XP, Microsoft mengeluarkan update Windows XP SP2 yang berisi Windows Firewall. Windows Firewall akan menampung semua jaringan yang masuk dan memeriksanya, kecuali jika ada setting khusus yang mengizinkan koneksi tersebut masuk.

Hal ini dilakukan untuk mencegah orang dari Internet masuk ke layanan jaringan lokal pada komputer kamu. Itulah mengapa ada tiga jenis jaringan yang bisa kamu atur, Home network, Work network atau Public network. Jika kamu memilih Home network maka firewall akan memperbolehkan semua jaringan mengakses komputer kamu. Jika kamu memilih Public network maka firewall tidak akan memperbolehkan jaringan mengakses komputer kamu.


Bagaimana Cara Kerja Firewall?
Firewall berada diantara kedua jaringan seperti internet dan komputer sehingga firewall berfungsi sebagai pelindung. Tujuan utama adanya firewall adalah untuk user yang tidak menginginkan lalu lintas jaringan yang berusaha masuk ke komputer, namun tidak hanya itu saja yang bisa dilakukan firewall. Firewall juga dapat menganalisis jaringan yang mencoba masuk ke komputer kamu, dan dapat melakukan apa yang harus dilakukan ketika jaringan tersebut masuk. Contohnya saja, firewall bisa diatur untuk memblokir beberapa jenis jaringan yang mencoba keluar atau mencatat log lalu lintas jaringan yang mencurigakan.


Firewall bisa memiliki berbagai aturan yang dapat kamu tambahkan atau hapus untuk menolak jaringan tertentu. Contohnya saja, hanya dapat mengakses alamat IP tertentu atau mengumpulkan semua akses dari tempat lain untuk ke satu tempat yang aman terlebih dahulu.
Firewall bisa terbuat dari apa saja, entah dari software atau hardware. Firewall dari software seperti Windows Firewall, sedangkan untuk Firewall dari hardware seperti pada router. Cara kerja Firewall dari software maupun hardware tetap sama, yaitu menyaring jaringan yang keluar dan masuk.



UPDATE
JENIS JENIS FIREWALL

1. PERSONAL FIREWALL
Personal Firewall didesain untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware, anti-spam, dan lainnya. Bahkan beberapa produk firewall lainnya dilengkapi dengan fungsi pendeteksian gangguan keamanan jaringan (Intrusion Detection System). Contoh dari firewall jenis ini adalah Microsoft Windows Firewall (yang telah terintegrasi dalam sistem operasi Windows XP Service Pack 2, Windows Vista dan Windows Server 2003 Service Pack 1), Symantec Norton Personal Firewall, Kerio Personal Firewall, dan lain-lain. Personal Firewall secara umum hanya memiliki dua fitur utama, yakni Packet Filter Firewall dan Stateful Firewall.

2. NETWORK FIREWALL
Network Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sebuah server. Contoh dari firewall ini adalah Microsoft Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA, IPTables dalam sistem operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix BSD, serta SunScreen dari Sun Microsystems, Inc. yang dibundel dalam sistem operasi Solaris. Network Firewall secara umum memiliki beberapa fitur utama, yakni apa yang dimiliki oleh personal firewall (packet filter firewall dan stateful firewall), Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan juga NAT Firewall. Network Firewall umumnya bersifat transparan (tidak terlihat) dari pengguna dan menggunakan teknologi routing untuk menentukan paket mana yang diizinkan, dan mana paket yang akan ditolak.

Tambahan untuk cara kerja Firewall:

Packet-Filter Firewall
Pada bentuknya yang paling sederhana, sebuah firewall adalah sebuah router atau komputer yang dilengkapi dengan dua buah NIC (Network Interface Card, kartu antarmuka jaringan) yang mampu melakukan penapisan atau penyaringan terhadap paket-paket yang masuk. Perangkat jenis ini umumnya disebut dengan packet-filtering router.

Firewall jenis ini bekerja dengan cara membandingkan alamat sumber dari paket-paket tersebut dengan kebijakan pengontrolan akses yang terdaftar dalam Access Control List firewall, router tersebut akan mencoba memutuskan apakah hendak meneruskan paket yang masuk tersebut ke tujuannya atau menghentikannya. Pada bentuk yang lebih sederhana lagi, firewall hanya melakukan pengujian terhadap alamat IP atau nama domain yang menjadi sumber paket dan akan menentukan apakah hendak meneruskan atau menolak paket tersebut. Meskipun demikian, packet-filtering router tidak dapat digunakan untuk memberikan akses (atau menolaknya) dengan menggunakan basis hak-hak yang dimiliki oleh pengguna.

Packet-filtering router juga dapat dikonfigurasikan agar menghentikan beberapa jenis lalu lintas jaringan dan tentu saja mengizinkannya. Umumnya, hal ini dilakukan dengan mengaktifkan/menonaktifkan port TCP/IP dalam sistem firewall tersebut. Sebagai contoh, port 25 yang digunakan oleh Protokol SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) umumnya dibiarkan terbuka oleh beberapa firewall untuk mengizinkan surat elektronik dari Internet masuk ke dalam jaringan privat, sementara port lainnya seperti port 23 yang digunakan oleh Protokol Telnet dapat dinonaktifkan untuk mencegah pengguna Internet untuk mengakses layanan yang terdapat dalam jaringan privat tersebut. Firewall juga dapat memberikan semacam pengecualian (exception) agar beberapa aplikasi dapat melewati firewall tersebut. Dengan menggunakan pendekatan ini, keamanan akan lebih kuat tapi memiliki kelemahan yang signifikan yakni kerumitan konfigurasi terhadap firewall: daftar Access Control List firewall akan membesar seiring dengan banyaknya alamat IP, nama domain, atau port yang dimasukkan ke dalamnya, selain tentunya juga exception yang diberlakukan.

Circuit Level Gateway

Firewall jenis lainnya adalah Circuit-Level Gateway, yang umumnya berupa komponen dalam sebuah proxy server. Firewall jenis ini beroperasi pada level yang lebih tinggi dalam model referensi tujuh lapis OSI (bekerja pada lapisan sesi/session layer) daripada Packet Filter Firewall. Modifikasi ini membuat firewall jenis ini berguna dalam rangka menyembunyikan informasi mengenai jaringan terproteksi, meskipun firewall ini tidak melakukan penyaringan terhadap paket-paket individual yang mengalir dalam koneksi.

Dengan menggunakan firewall jenis ini, koneksi yang terjadi antara pengguna dan jaringan pun disembunyikan dari pengguna. Pengguna akan dihadapkan secara langsung dengan firewall pada saat proses pembuatan koneksi dan firewall pun akan membentuk koneksi dengan sumber daya jaringan yang hendak diakses oleh pengguna setelah mengubah alamat IP dari paket yang ditransmisikan oleh dua belah pihak. Hal ini mengakibatkan terjadinya sebuah sirkuit virtual (virtual circuit) antara pengguna dan sumber daya jaringan yang ia akses.

Firewall ini dianggap lebih aman dibandingkan dengan Packet-Filtering Firewall, karena pengguna eksternal tidak dapat melihat alamat IP jaringan internal dalam paket-paket yang ia terima, melainkan alamat IP dari firewall.


Application Level Firewall

Firewall jenis lainnya adalah Application Level Gateway (atau Application-Level Firewall atau sering juga disebut sebagai Proxy Firewall), yang umumnya juga merupakan komponen dari sebuah proxy server. Firewall ini tidak mengizinkan paket yang datang untuk melewati firewall secara langsung. Tetapi, aplikasi proxy yang berjalan dalam komputer yang menjalankan firewall akan meneruskan permintaan tersebut kepada layanan yang tersedia dalam jaringan privat dan kemudian meneruskan respons dari permintaan tersebut kepada komputer yang membuat permintaan pertama kali yang terletak dalam jaringan publik yang tidak aman.

Umumnya, firewall jenis ini akan melakukan autentikasi terlebih dahulu terhadap pengguna sebelum mengizinkan pengguna tersebut untuk mengakses jaringan. Selain itu, firewall ini juga mengimplementasikan mekanisme auditing dan pencatatan (logging) sebagai bagian dari kebijakan keamanan yang diterapkannya. Application Level Firewall juga umumnya mengharuskan beberapa konfigurasi yang diberlakukan pada pengguna untuk mengizinkan mesin klien agar dapat berfungsi. Sebagai contoh, jika sebuah proxy FTP dikonfigurasikan di atas sebuah application layer gateway, proxy tersebut dapat dikonfigurasikan untuk mengizinlan beberapa perintah FTP, dan menolak beberapa perintah lainnya. Jenis ini paling sering diimplementasikan pada proxy SMTP sehingga mereka dapat menerima surat elektronik dari luar (tanpa menampakkan alamat e-mail internal), lalu meneruskan e-mail tersebut kepada e-mail server dalam jaringan. Tetapi, karena adanya pemrosesan yang lebih rumit, firewall jenis ini mengharuskan komputer yang dikonfigurasikan sebagai application gateway memiliki spesifikasi yang tinggi, dan tentu saja jauh lebih lambat dibandingkan dengan packet-filter firewall.



NAT Firewall

NAT (Network Address Translation) Firewall secara otomatis menyediakan proteksi terhadap sistem yang berada di balik firewall karena NAT Firewall hanya mengizinkan koneksi yang datang dari komputer-komputer yang berada di balik firewall. Tujuan dari NAT adalah untuk melakukan multiplexing terhadap lalu lintas dari jaringan internal untuk kemudian menyampaikannya kepada jaringan yang lebih luas (MAN, WAN atau Internet) seolah-olah paket tersebut datang dari sebuah alamat IP atau beberapa alamat IP. NAT Firewall membuat tabel dalam memori yang mengandung informasi mengenai koneksi yang dilihat oleh firewall. Tabel ini akan memetakan alamat jaringan internal ke alamat eksternal. Kemampuan untuk menaruh keseluruhan jaringan di belakang sebuah alamat IP didasarkan terhadap pemetaan terhadap port-port dalam NAT firewall.


Stateful Firewall

Stateful Firewall merupakan sebuah firewall yang menggabungkan keunggulan yang ditawarkan oleh packet-filtering firewall, NAT Firewall, Circuit-Level Firewall dan Proxy Firewall dalam satu sistem. Stateful Firewall dapat melakukan filtering terhadap lalu lintas berdasarkan karakteristik paket, seperti halnya packet-filtering firewall, dan juga memiliki pengecekan terhadap sesi koneksi untuk meyakinkan bahwa sesi koneksi yang terbentuk tersebut diizinlan. Tidak seperti Proxy Firewall atau Circuit Level Firewall, Stateful Firewall umumnya didesain agar lebih transparan (seperti halnya packet-filtering firewall atau NAT firewall). Tetapi, stateful firewall juga mencakup beberapa aspek yang dimiliki oleh application level firewall, sebab ia juga melakukan inspeksi terhadap data yang datang dari lapisan aplikasi (application layer) dengan menggunakan layanan tertentu. Firewall ini hanya tersedia pada beberapa firewall kelas atas, semacam Cisco PIX. Karena menggabungkan keunggulan jenis-jenis firewall lainnya, stateful firewall menjadi lebih kompleks.

Virtual Firewall
Virtual Firewall adalah sebutan untuk beberapa firewall logis yang berada dalam sebuah perangkat fisik (komputer atau perangkat firewall lainnya). Pengaturan ini mengizinkan beberapa jaringan agar dapat diproteksi oleh sebuah firewall yang unik yang menjalankan kebijakan keamanan yang juga unik, cukup dengan menggunakan satu buah perangkat. Dengan menggunakan firewall jenis ini, sebuah ISP (Internet Service Provider) dapat menyediakan layanan firewall kepada para pelanggannya, sehingga mengamankan lalu lintas jaringan mereka, hanya dengan menggunakan satu buah perangkat. Hal ini jelas merupakan penghematan biaya yang signifikan, meski firewall jenis ini hanya tersedia pada firewall kelas atas, seperti Cisco PIX 535.

Transparent Firewall
Transparent Firewall (juga dikenal sebagai bridging firewall) bukanlah sebuah firewall yang murni, tetapi ia hanya berupa turunan dari stateful Firewall. Daripada firewall-firewall lainnya yang beroperasi pada lapisan IP ke atas, transparent firewall bekerja pada lapisan Data-Link Layer, dan kemudian ia memantau lapisan-lapisan yang ada di atasnya. Selain itu, transparent firewall juga dapat melakukan apa yang dapat dilakukan oleh packet-filtering firewall, seperti halnya stateful firewall dan tidak terlihat oleh pengguna (karena itulah, ia disebut sebagai Transparent Firewall).

Intinya, transparent firewall bekerja sebagai sebuah bridge yang bertugas untuk menyaring lalu lintas jaringan antara dua segmen jaringan. Dengan menggunakan transparent firewall, keamanan sebuah segmen jaringan pun dapat diperkuat, tanpa harus mengaplikasikan NAT Filter. Transparent Firewall menawarkan tiga buah keuntungan, yakni sebagai berikut:

Spoilerfor a: 
Konfigurasi yang mudah (bahkan beberapa produk mengklaim sebagai "Zero Configuration"). Hal ini memang karena transparent firewall dihubungkan secara langsung dengan jaringan yang hendak diproteksinya, dengan memodifikasi sedikit atau tanpa memodifikasi konfigurasi firewall tersebut. Karena ia bekerja pada data-link layer, pengubahan alamat IP pun tidak dibutuhkan. Firewall juga dapat dikonfigurasikan untuk melakukan segmentasi terhadap sebuah subnet jaringan antara jaringan yang memiliki keamanan yang rendah dan keamanan yang tinggi atau dapat juga untuk melindungi sebuah host, jika memang diperlukan.
Spoilerfor b
Kinerja yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh firewall yang berjalan dalam lapisan data-link lebih sederhana dibandingkan dengan firewall yang berjalan dalam lapisan yang lebih tinggi. Karena bekerja lebih sederhana, maka kebutuhan pemrosesan pun lebih kecil dibandingkan dengan firewall yang berjalan pada lapisan yang tinggi, dan akhirnya performa yang ditunjukannya pun lebih tinggi.
Spoilerfor c:
Tidak terlihat oleh pengguna (stealth). Hal ini memang dikarenakan Transparent Firewall bekerja pada lapisan data-link, dan tidak membutuhkan alamat IP yang ditetapkan untuknya (kecuali untuk melakukan manajemen terhadapnya, jika memang jenisnya managed firewall). Karena itulah, transparent firewall tidak dapat terlihat oleh para penyerang. Karena tidak dapat diraih oleh penyerang (tidak memiliki alamat IP), penyerang pun tidak dapat menyerangnya.


Jumat, 21 Juni 2013

3D PageFlip Standard 2.6.6 Full Serial Number / Key

3D PageFlip Standard 2.6.6 Full Serial Number / Key

3D PageFlip Standard 2.6.6 Full Serial Number / Key
Free Download 3D PageFlip Standard 2.6.6 Full Serial Number / Key adalah aplikasi flash flipbook yang dapat digunakan untuk mengubah file PDF, Word, PowerPoint, dan Excel ke bentuk flipbooks realistis. Dengan software flash flipbook , Anda dapat membuat majalah, katalog, e-brosur, eBook atau e-surat kabar menakjubkan berbentuk 3D dengan membalik halaman dalam menit tanpa  pengetahuan atau keterampilan pemrograman Flash / HTML. Anda dapat output Brosur Digital 3D online atau offline dengan cepat untuk penggunaan apapun. Halaman fitur lengkap perangkat lunak handal akan membantu untuk mempromosikan membalik buku flash Anda, meningkatkan penjualan buku Anda atau untuk menunjukkan e-book Anda di realistis, animasi visual 3D!.

Fitur:
Mengimpor
  1. Mengkonversi Adobe Acrobat PDF, Images, OpenOffice, Microsoft Office Word, PowerPoint, dan Excel  ke Adobe Flash © ® berbasis eBook 3D.
  2. Buat 3D halaman buku flip, menunjukkan efek membalik halaman dan efek berputar 3D.
  3. Tentukan rentang halaman (mengimpor), halaman kualitas dan ukuran untuk halaman PDF impor.
  4. Impor hyperlink (web / halaman / email link) dan daftar isi dari PDF asli.
  5. Aktifkan mencari teks dalam flipbook.
  6. Mendeteksi halaman yang luas.
  7. Pilihan mesin render fleksibel untuk menghindari distorsi untuk beberapa file PDF khusus.
  8. Simpan pengaturan sebagai proyek untuk penggunaan masa depan atau mengedit.
Menerbitkan
  1. Beberapa pilihan output: Flash/HTML5, EXE, Zip, 3DP, FTP Server Untuk.
  2. Flash/HTML5 memungkinkan Anda untuk meng-upload ke website untuk dilihat secara online (dengan judul, kata kunci dan metadata lainnya ditentukan).
  3. ZIP adalah file zip Flash/HTML5 membalik halaman buku, nyaman untuk pengiriman.
  4. EXE (dengan judul pengaturan, ikon dan ukuran jendela terbuka) dan Zip memungkinkan Anda untuk mengirim ke pengguna Anda melalui email untuk dilihat pada komputer mereka.
  5. 3DP adalah format khusus untuk 3D PageFlip Reader - cocok untuk berbagi email.
  6. Untuk FTP Server akan membantu Anda meng-upload flipbook langsung ke situs web Anda melalui FTP terintegrasi pilihan.
  7. Versi Mobile untuk output HTML Flipbook yang dapat dilihat pada perangkat mobile melalui Browser (dukungan halaman tunggal slide atau halaman flip di ponsel).
  8. Burn ke CD memungkinkan Anda untuk membakar ke disk sehingga Anda dapat mengirim pengguna media fisik Anda untuk melihat pada komputer mereka.
Upload Online Untuk 3DPageFlip Server
  1. Upload flipbooks ke 3DPageFlip Server; mempublikasikan Flipbook online tanpa alat apapun.
  2. Mengelola buku online dengan mudah membalik (Sembunyikan, menghapus, atau saham).
Template / Adegan / Tema
  1. Desain, menyimpan, mengimpor dan pilih template untuk 3D kilat membalik buku, termasuk latar belakang panorama 3D.
  2. Desain latar belakang dengan adegan animasi pra-desain.
  3. Download dan impor tema buku flip gratis untuk dekorasi.
Desain Dan Branding
  1. Tentukan logo, tautan halaman rumah untuk halaman Anda membalik buku.
  2. Mengatur informasi kustom untuk buku flip online, termasuk nama buku, alamat website, email dan rincian informasi. Ini akan ditampilkan dalam 'Tentang' kotak.
  3. Desain lampu kilat bahasa untuk output flippingbooks.
  4. Membuat tabel konten untuk Flipbook
  5. Menambahkan password untuk melindungi membalik halaman buku
  6. Set pre-loader untuk flipbook dengan warna favorit, teks
  7. Aktifkan Auto Balik dengan pengaturan flip Interval.
  8. Tentukan ketebalan halaman, skala otomatis buku untuk ukuran yang berbeda dari browser.
  9. Pre-set sudut kemiringan saat menggunakan halaman 3D balik buku.
  10. Terapkan gambar atau mengatur warna murni atau gradien sebagai latar belakang Anda bebas.
  11. Ramah untuk tujuan SEO dan Google Analytics.
  12. Memungkinkan pemirsa untuk berbagi dengan teman-teman melalui Facebook, Twitter, iGoogle, dll, bahkan lebih, berbagi Analytics didukung.
Output 3D Flash Flipping Fitur Buku
  1. Dengan buku flip 3D telah Anda buat, pengguna akan dapat:
  2. Halaman-flipping 3D yang realistis efek untuk membaca ebooks.
  3. Berputar Flash e-book dalam template panorama 3D dengan efek 360 derajat.
  4. Klik tombol navigasi untuk mengubah halaman.
  5. Klik dua kali atau klik tombol zoom untuk memperbesar atau memperkecil tampilan halaman dalam multi-level.
  6. Manual mendefinisikan Angle Tilt atau roda mouse untuk mengubah sudut untuk melihat halaman e-book.
  7. Halaman pratinjau thumbnail untuk pergi ke halaman tertarik cepat.
  8. Membalik halaman secara otomatis.
  9. Hidupkan halaman-balik suara on / off.
  10. Lihat informasi eBook detail.
  11. Berbagi eBook URL melalui Facebook, Twitter, Digg, dll
  12. Tambahkan bookmark pada halaman sebagai catatan untuk kemudian membaca.
  13. Mencetak seluruh e-book atau kisaran yang dipilih halaman.
  14. Lihat halaman-membalik eBook di layar penuh.
  15. Buka di Browser ke halaman tertentu dengan menambahkan indeks halaman ke URL Anda. Ex: www.yourdomain.com / index.html? P = 4.
Download:

Selasa, 18 Juni 2013

Throttle v6.2.18.2013

Throttle v6.2.18.2013 - software untuk mempercepat koneksi internet !
PGWare Throttle 6 adalah sebuah software yang dapat teman-teman gunakan untuk memaksimalkan koneksi jaringan internet teman-teman baik itu Modeem GSM, Dial Up, DSL, Satellite dan koneksi internet yang lainnya.Software ini bekerja secara otomatis mengatur semua konfigurasi jaringan teman-teman agar menjadi lebih maksimal dan yang pasti efeknya membuat koneksi internet teman-teman menjadi lebih oke,Jadi buat teman-teman yang saat ini merasa internetnya lelet sekali mungkin software ini dapat membantu mengatasi masalah teman-teman tersebut.

Fitur :
  • Compatible with Microsoft Windows 8, 7, Vista, XP & Windows Server 2012, 2008, 2003. 32-BIT/64-BIT ready.
  • Instantly increases the speed of your internet making downloads faster, surfing the web faster and playing online games without lag.
  • Increases the speed of all internet connection types such as Cable, DSL, U-Verse, Fios and dial-up satellite and mobile phone (2G/3G/4G).
  • Saves you money by maximizing your current internet connection without having to upgrade to a higher package with your ISP.
  • Easy to use software that allows you to make permanent changes to your computer and modem with a single click.
  • Playing online multiplayer games is now a lag-free experience due to many of the settings Throttle makes to the computer.
  • New and improved modern user interface, easy and intuitive to use and compliant with Windows user interface guidelines.
  • Software updates can be downloaded and installed directly from inside the application without having to visit our web site.

download disini.